Berawal dari ruang obrolan di media sosial WhatsApp, takdir membawa kami pada sebuah keputusan besar. Tepat pada Desember 2019, kami memilih untuk berkomitmen dan memulai perjalanan bersama sebagai sepasang kekasih, meskipun saat itu kami belum sepenuhnya mengenal satu sama lain.
Singkat cerita, pada Januari 2020, kami memutuskan untuk melangkah lebih dekat. Kota Kabanjahe menjadi saksi bisu pertemuan pertama kami, tempat di mana rasa canggung berubah menjadi sebuah kenyamanan.
Sejak pertemuan itu, hari-hari kami diwarnai dengan komunikasi yang intens dan pertemuan yang semakin sering. Kami saling berbagi cerita, saling mendukung, dan bersama-sama berjuang mengejar mimpi masing-masing hingga akhir tahun 2023. Menginjak Januari 2024, kesetiaan kami diuji oleh jarak. Tuntutan pekerjaan mengharuskan kami menjalani hubungan jarak jauh (LDR) selama satu tahun lamanya. Tanpa tatap muka langsung, ruang obrolan dan panggilan video menjadi jembatan penawar rindu yang kami lewati setiap hari.
Setelah impian masing-masing berhasil digapai dan komitmen teruji oleh waktu, kami tahu bahwa perjalanan ini harus bermuara pada satu tujuan. Pada awal tahun 2026, kami sepakat untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Pertemuan keluarga melalui prosesi Jumpa Anak Beru pun dilaksanakan sebagai persiapan menuju hari bahagia kami. Kini, langkah kami telah sampai di titik ini, siap memulai babak baru dan dengan penuh kebahagiaan mengundang teman-teman sekalian untuk menjadi saksi Pemberkatan Pernikahan serta Pesta Adat kami.
Jika ingin mengirimkan hadiah bisa dikirm ke alamat di bawah ini :
Juanta Perangin-angin
Desa Buluh Naman (Kedai Kopi Samping Losd)