Ika
Ika Aulia Ningsih, S.S
Putri dari Bapak Dede Karyansyah dan Ibu Al-Qoriah
Hori
Nur Hori Sapriudin
Putra dari Bapak Muhammad Fadhil dan Ibu Nasobah
The Beginning
November 2020, everything started quietly. Kami hanya saling memperhatikan, tanpa berani memulai percakapan. Seperti dua orang asing yang saling tahu, tapi belum saling sapa. Sampai akhirnya 12 Februari 2021, cerita kecil itu dimulai dengan cara yang unik spam like dan komentar di Facebook. Dan sehari setelahnya, 13 Februari 2021 He asked me to meet, and suddenly he confessed his feelings.
The Journey (LDR)
Sejak 14 Februari 2021, kami memulai perjalanan cinta dengan jarak yang tidak dekat Riau & Yogyakarta. A long distance relationship that tested us in so many ways. Di saat aku harus menyelesaikan kuliah dari semester 2, dia memilih untuk tetap bertahan. Tidak selalu mudah, tidak selalu indah. Tapi selalu ada satu hal yang membuat kami kuat: we chose each other, again and again.
engagement
Sampai akhirnya, penantian panjang itu berbuah manis. Pada 21 Januari 2026, kami melangkah ke tahap yang lebih serius yaitu lamaran. Tanggal itu bukan sekadar angka, tetapu memiliki makna: 21 — tahun awal kita bertemu 1 — kamu dan aku adalah satu-satunya 26 — awal kehidupan baru yang akan kita jalani bersama.
The Promise
Dan kini, perjalanan ini akan sampai pada tujuan yang lebih indah. 18 Juli 2026, kami akan mengikrarkan janji suci pernikahan. Because this is not just about finding love, but about choosing the same person, every single day. Percayalah, bukan karena bertemu kami berjodoh tetapi karena berjodohlah, kami akhirnya dipertemukan. With love, Hori & Ika 💍
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: